Category Archives: Berita

7 Universitas Berkomitmen Cegah Korupsi

kpk ri1

Ibarat peribahasa, “Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul.” Seperti itulah filosofi melawan korupsi yang harus diberantas secara gotong-royong. Mewujudkan Indonesia yang bersih bukan hanya tugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Perlu adanya kerjasama antalintas instansi, baik dari akademisi maupun masyarakat yang berpartisipasi.

Untuk itu, KPK menggandeng tujuh perguruan tinggi di wilayah Jabodetabek dalam upaya pencegahan korupsi di negeri ini. KPK melakukan kerjasama dalam pemanfaatan informasi dan publikasi yang secara resmi diwujudkan pada 15 Juni 2016 di Gedung KPK, Kuningan Jakarta.

Ketujuh universitas itu, yakni Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Trisakti (Usakti), Universitas Atma Jaya, Universitas Paramadina, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Continue reading 7 Universitas Berkomitmen Cegah Korupsi

UIN Jakarta dan Pendidikan Anti Korupsi

uin dan kpk

Korupsi dan Bahaya Sosialnya

RABU, 09 September lalu, UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta melakukan talkshow tentang pendidikan anti korupsi bagi para mahasiswa dan civitas academica lainnya. Selain saya, Rektor Prof Dr Dede Rosyada MA, ada dua narasumber lain, yakni Plt Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi SP dan Ketua Dewan Mahasiswa UIN Jakarta Muhammad Ulum. Talkshow diselenggarakan hasil kerjasama KPK dengan UIN Jakarta dalam rangka mensosialisasikan channel Anti Corruption Clearing House (ACCH) yang diluncurkan KPK sejak 2014 lalu dengan memuat banyak informasi tentang pelaksanaan tugas dan fungsi KPK sebagai lembaga yang diberi kewenangan penuh oleh Undang-Undang untuk melakukan pemberantasan korupsi, baik melalui penindakan maupun pencegahan.

UIN Syarif Hidayatullah sendiri, sebagaimana universitas-universitas lainnya di Indonesia, melakukan berbagai upaya pencegahan korupsi dengan memberikan program pendidikan anti korupsi bagi mahasiswanya. Sebagai perguruan tinggi, UIN tidak bisa melarang para alumninya untuk memasuki profesi layanan publik di lembaga-lembaga pemerintahan yang membelanjakan uang negara, atau mungkin menjadi pengusaha yang bermitra dengan pemerintah, apakah sebagai vendor, kontraktor atau jasa-jasa lain yang lazim dalam pelaksanaan program-program pemerintahan. Yang bisa UIN lakukan hanya memberikan pemahaman awal tentang korupsi dan dampaknya secara ekonomi dan sosial. Harapannya, dengan pemahaman yang baik tentang korupsi dan dampak negatifnya, mereka akan tumbuh sebagai putera-putera bangsa yang siap ‘memerangi’ korupsi di berbagai lini profesi mereka.

Continue reading UIN Jakarta dan Pendidikan Anti Korupsi