Sosialisasi Penjatuhan Hukuman Disiplin PNS

Sosialisasi hukdis

NICT – Dalam rangka meningkatkan disiplin dan kinerja pegawai, Bagian Kepegawaian UIN Jakarta menyelenggarakan Sosialisasi Penjatuhan Hukuman Disiplin PNS pada Jumat 9 September 2016 di Auditorium Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional.

Dalam pembukaan, Kepala Biro PK, Drs. H. Subarja, M.Pd. selaku Plh. Biro AUK di hadapan para Kabag dan Kasubbag menyampaikan bahwa penghukuman disiplin pegawai selama ini diserahkan ke bagian kepegawaian Biro AUK, padahal di tingkat unit berkewajiban menindak pegawai yang tidak mematuhi aturan. “Dalam PP 53 Tahun 2010 kita punya kewajiban menghukum, tetapi seringkali ewuh-pakewuh sehingga seakan terjadi pembiaran”.

Pada sesi pertama dihadirkan Iwan Kurniawan, S.Pd., M.Si., Kasubbag Penghargaan dan Kesejahteraan Pegawai Bagian Perencanaan dan Penghargaan Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kementerian Agama sebagai narasumber. Iwan Kurniawan menyampaikan hal-hal umum yang diatur dalam PP 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Sesi kedua dimulai setelah salat Jumat dengan narasumber Joko Sukarno SH, Kasubbag Peraturan Perundang-undangan. Joko Sukarno menyampaikan penjabaran PP 53/2010 secara spesifik yang dapat diterapkan sesuai dengan kondisi di lingkungan UIN Jakarta. “Sesuai amanah PP 53/2010, jika pejabat tidak melaksanakan hukuman indisiplin terhadap bawahannya, maka pejabat yang bersangkutan akan dikenakan sanksi atas pelanggaran yang dilakukan oleh bawahannya” demikian Joko Sukarno menegaskan.

Sasaran yang ingin dicapai dalam kegiatan sosialisasi ini adalah adanya pemahaman yang utuh dari para pejabat hingga ke eselon terendah terkait adanya tanggung jawab untuk menegakkan disiplin terhadap para bawahannya. “Setiap pejabat bertanggung jawab untuk melakukan pembinaan terhadap bawahannya, termasuk melakukan penindakan terhadap mereka yang melanggar disiplin” demikian disampaikan Kabag Organisasi, Tatalaksana, Kepegawaian, dan Peraturan Perundang-undangan, Kuswara. Lebih jauh Kuswara berharap, kedepan penindakan terhadap pegawai yang melanggar disiplin dapat diselesaikan oleh pejabat berwenang sesuai eselon pada unit masing-masing.

Rektor Paparkan Beberapa Capaian UIN di Hadapan Senat

lapkin

Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA menyampaikan beberapa capaian UIN Jakarta dalam waktu Januari-Juli 2016 di hadapan Ketua dan Anggota Senat Universitas, Jumat (2/9), bertempat di ruang Diorama lantai dasar Auditorium Harun Nasution.

Dalam pemaparannya, rektor  pada kesempatan tersebut didampingi para wakil rektor, kepala biro, dan ketua lembaga mengatakan, usaha untuk mentransformasi UIN Jakarta dari universitas berbasis pengajaran (teaching university) menuju universitas berbasis riset (research university) semakin nyata hasilnya.

“Untuk mewujudkan hal tersebut, kami telah alokasikan dana riset mencapai 11,16 miliar dari sebelumnya hanya 7,05 miliar, tentunya dengan jenis penelitian yang semakin beragam jenisnya,” paparnya.

Ditambahkan rektor, selain peningkatan dana riset dan penelitian, serapan anggaran sampai saat ini baru 35.97 persen dari total anggaran 2016, dan masih tersisa 64.03 persen yang masih harus dipercepat penyerapannya.

“Semoga dalam kurun waktu lima bulan ke depan, penyerapan anggaran UIN Jakarta mencapai 100 persen dari total anggaran 2016,” ujar rektor.

Masih menurutnya, terkait progress pengembangan lembaga yaitu akreditasi program studi berjalan lancar, di mana 24 prodi yang jatuh tempo akreditasinya tahun ini kembali on the track.

“Sampai bulan Agustus akhir, 16 prodi yang telah melakukan reakreditasi. Selain itu, ada beberapa prodi yang sebelumnya mendapatkan akreditasi B menjadi A, akreditasi A kurus (nilai 361) menjadi A gemuk (390 ke atas),” ungkap rektor.

Pada kesempatan yang sama, rektor juga menyampaikan pencapaian UIN Jakarta terkait hasil visitasi AUN-QA, di mana sertifikat lembaga tersebut telah diterima oleh pihak UIN Jakarta. Selanjutnya, posisi UIN Jakarta dalam webomatrics, dimana, tercatat bahwa UIN berada pada posisi puncak webomatrik PTKIN se Indonesia, dan kenaikan mencapai 686 peringkat pada ranking universitas dunia.

Pencapaian lain adalah, mengenai kerjasama yang terjalin antara UIN Jakarta dengan beberapa lembaga pendidikan, baik dalam maupun luar negeri, institusi pemerintah, BUMN, serta BUMD. Laporan selanjutnya adalah, mengenai kemahasiswaan yang terdiri dari progress penerimaan mahasiswa baru, baik secara jumlah maupun peminatan yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Pada bagian akhir, rektor melaporkan perihal pendidik yang ada di UIN Jakarta baik PNS maupun non PNS.

“Pencapaian ini semua dapat diperoleh berkat kerja keras dan kerjasama seluruh karyawan dan sivitas akademik UIN Jakarta. Semoga, pencapaian ini menjadi anak tangga menuju UIN Jakarta yang lebih unggul dan berkembang,” disampaikan rektor sebelum mengakhiri laorannya. (lrf)

sumber: http://www.uinjkt.ac.id/id/rektor-paparkan-beberapa-capaian-uin-di-hadapan-senat/